Drone Kopi




Penggemar kopi, bersiap-siaplah karena minuman berkafein favorit Anda mungkin akan semakin canggih.

Perkembangan teknologi saat ini telah menggetarkan para peminum kopi dimana IBM telah mematenkan drone pengantar kopi yang akan dapat mendeteksi ketika orang lelah dan merespons dengan membawakan mereka secangkir hangat bro, sadess.

Sementara perusahaan teknologi belum mengungkapkan apakah ia bermaksud untuk benar-benar menghasilkan drone, berita itu telah memicu rangsangan global, karena ide kopi on-demand akan menjadi kenyataan.

Menurut dokumen paten oleh US Patent and Trademark Office, ada beberapa versi drone yang diusulkan.

Salah satunya dapat menilai pola tidur seseorang melalui alat pelacak seperti Fitbit. Selain untuk memantau tekanan darah, dilatasi pupil dan ekspresi wajah.

Pengukuran seperti itu akan memungkinkan pesawat tak berawak (drone) untuk mengukur seberapa lelah seseorang dan merespon dengan tepat berapa kafein yang yang dibutuhkan.

Paten yang pertama kali diajukan pada tahun 2015, menunjukkan bahwa drone dapat digunakan di bar dan kantor, dimana minuman dapat dituang langsung ke cangkir pelanggan.

Pro dan Kontra turut hadir dalam perkembangan teknologi ini. Orang-orang yang skeptis meragukan rencana ini karena akan menyebabkan sedikit masalah keamanan dan kenyamanan pelanggan.

"Kelemahan mendasar di sini adalah mengangkut cairan panas melalui udara," kata Colin Newell, seorang ahli industri kopi yang berbasis di Kanada.

"Ini ibarat Amazon mengirimkan paket ke rumah Anda dengan suara dengungan," katanya kepada USA Today.

Meskipun konsepnya tampak revolusioner, kenyataannya IBM bukanlah perusahaan pertama yang hadir dengan ide drone pengantar kopi.

Perusahaan di seluruh dunia telah bereksperimen dengan perangkat serupa dalam beberapa tahun terakhir, lapor Vice.  Pada tahun 2017, Salah satunya perusahaan logistik Swiss telah melakukan hal serupa.

Masa depan terlihat cerah - dan berkafein.

Komentar

Posting Komentar